Bisnis  

Keuntungan Investasi Sektor Ekonomi Digital Ada Peluang

Keuntungan Investasi Sektor Ekonomi Digital Ada Peluang

Investasi sektor ekonomi digital merupakan salah satu hal yang menjadikan dunia investasi semakin hari justru kian viral. Terdapat Keuntungan Investasi Sektor Ekonomi Digital Memiliki Peluang Sendiri.

Sudahkah melakukan investasi sekarang ini atau Anda juga masih belum sadar akan kebutuhan hal tersebut? Investasi merupakan suatu kegiatan menanamkan modal di suatu perusahaan.

Harapannya adalah penanam modal mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Apa manfaat jika kita melakukan investasi? Tentu saja manfaatnya sangat banyak. Terutama untuk kehidupan di masa mendatang.

Mungkin sekarang ini masih banyak orang yang belum sadar akan kebutuhan investasi. Disamping itu, sekarang ini kaum milenial sudah mulai melakukan investasi.

Perlu Anda ketahui bahwasanya terjadinya pandemi Covid-19 ini ternyata mendorong adaptasi tren konsumsi digital lebih cepat. Hal tersebut diperkirakan pada industri edukasi, e-commerce, logistik, asuransi, health teach, serta transaksi investasi.

Keuntungan Investasi Sektor Ekonomi Digital Ada Peluang Sendiri

Kementerian Keuangan menyatakan, ekonomi digital akan mengalami pertumbuhan 8 kali lipat saat 2030. E-commerce nantinya juga akan mempunyai peranan yang sangat penting hampir mencapai 34%. Bukan hanya itu saja, B2B juga akan mengalami pertumbuhan 13% serta health teach sebesar 8%.

Baca juga :   Peluang Yang Cocok Untuk Bisnis Anak Muda Kuliah

Pandu Sjahrir selaku komisaris Bursa Efek Indonesia juga menambahkan, keberadaan e-commerce sekarang ini menempati porsi yang besar, 10% yang berasal dari total pasar ritel mencapai US$ 300 miliar. Kehadiran dari e-commerce ini juga menjadi pelengkap bagi para pelaku usaha ritel tradisional.

Komisaris Bursa Efek Indonesia tersebut juga mengatakan bahwa beberapa perusahaan yang berkaitan dengan ekonomi digital misalnya e-commerce, saat ini tengah menjalani tahapan penawaran umum perdana alias IPO. Oleh sebab itu, nantinya juga akan meningkatkan minat bagi masyarakat Indonesia guna melakukan investasi sektor ekonomi digital di pasar modal.

Pandangan Presiden

Tidak heran apabila komisaris Bursa Efek Indonesia menyatakan hal tersebut. Pasalnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga memandang peluang bisnis niaga elektronik Indonesia masih sangat besar. Hal tersebut terjadi karena perkembangan ekonomi digital Asia Tenggara.

Baca juga : Ide Usaha Di Kampung Yang Menguntungkan 2021

Baca juga :   Situs Pencari Kerja Terbaik 2022

Pada tahun 2018 lalu, dampak dari Google menjadikan nilai perdagangan Indonesia US$ 23,2 miliar. Lalu menurut Presiden, hal tersebut akan naik dua kali lipat dalam 6 tahun ke depan. Jika tahun 2025 nanti, berarti akan mencapai US$ 53 miliar.

Hal tersebut juga merupakan salah satu penyebab munculnya peluang investasi sektor ekonomi digital Indonesia yang terus-menerus menunjukkan kiprahnya pada kancah internasional.

Namun, terjadinya hal tersebut tidak lain dan tidak bukan dengan adanya dukungan pemerintah Indonesia yang selalu mendorong ekosistem digital ramah investor. Sehingga menyebabkan banyak investor yang mulai melirik dan tertarik untuk menjadi tempat investasi sektor ekonomi digital.

Perkembangan Ekonomi Digital Indonesia

Perkembangan ekonomi digital Indonesia bisa kita lihat dari total investasi yang menggunakan platform digital. Sampai sejauh ini, sudah tercatat 38,7% Asia Tenggara. Namun untuk sektor strategis yang menjadi tumpuan baru bagi ekonomi digital tersebut adalah agritech, fintech, edutech, dan healthtech.

Sedangkan untuk akselerasi agritech itu terlihat dari perkembangan Tanihub. Ini merupakan salah satu startup agritech terkemuka yang ada di Indonesia. Kemudian disusul dengan perkembangan dari fintech yang semakin cepat dengan adanya penyaluran pinjaman peer to peer.

Baca juga :   Cara Urus Surat Nikah Agar Berjalan Lancar Pernikahannya

Tambah lagi sektor pendidikan dan kesehatan. Untuk bidang pendidikan terlihat meningkat karena pendidikan tatap muka sekarang ini perlahan terbuka. Tindakan untuk kesehatan sendiri berkembang pesat karena kebutuhan akan adanya layanan contactless.

Misalnya ada Halodoc yang merupakan salah satu penyedia teknologi kesehatan. Peluang investasi sektor ekonomi digital sampai sekarang ini masih terbuka lebar. Pendukung adanya pernyataan tersebut adalah fatwa yang menyatakan bahwa Indonesia menduduki urutan ke-4 sebagai negara yang mempunyai populasi terbesar dunia.

Baca juga : 6 Kelebihan Pre-order (PO) untuk Bisnis Jual Beli Online

Harapan terkait investasi sektor ekonomi digital untuk kedepannya, setelah mengetahui urutan Indonesia ke-4 akan ada banyak terobosan serta inovasi baru. Adanya pendirian Nongsa Digital Park yang berada di Batam juga akan menjadi jembatan digital perusahaan teknologi Indonesia dan Singapura.

Dengan alasan digitalisasi yang merupakan sarana guna mempercepat transformasi menuju ekonomi baru, mendapatkan nilai tambah, juga daya asing menjadi lebih tinggi, maka investasi sektor ekonomi digital menjadi peluang emas untuk siapapun yang ingin berinvestasi.

Jangan Lewatkan berita lainnya hanya di bysnis.com dengan cara Follow BYSNIS di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *