Bisnis  

Bisnis Kreatif Handmade Yummy, Buatan Tangan dan Hambatan

Bisnis Kreatif Handmade Yummy, Buatan Tangan Dan Hambatan
Bisnis Kreatif Handmade Yummy, Buatan Tangan dan Hambatan - pixabay

Banyak peluang bisnis bertebaran di sekeliling Anda terutama Bisnis Kreatif Handmade Yummy, Buatan Tangan dan Hambatan. kadang-kadang kesempatan tersebut sudah ada di depan kills, tapi kita tidak melihat dan memanfaatkannya. Berikut adalah contoh-contoh produk-produk yang bisa Anda coba coba usaha

Bisnis Kreatif Handmade Yummy, Buatan Tangan dan Hambatan

Saat ini para konsumen semakin tertarik pada bisnis yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga bisnis yang menyajikan atraksi bagaimana cara membuatnya. Seperti bisnis mie tank, ada atraksi di mana koki membuat mie dengan menarik-narik adonan.

Tidak, buatan tangan enak adalah bisnis gula-gula atau permen yang disajikan dengan atraksi cara membuat anak kecil dan orang dewasa tertarik melihat bagaimana dan penasaran untuk tertarik. Di sinilah peluang bisnis itu muncul, Anda yang suka makan permen bisa membuat toko permen dengan atraksi cara membuatnya.

Memulai usaha

Untuk memulai usaha ini, dapat diperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Menentukan produk yang ingin dibuat oleh atraksi cara membuat.
  2. teknik dan cara membuat permen yang dapat dijadikan atraksi di depan para konsumen.
  3. Merekrut dan melatih karyawan untuk membuat permen sesuai standar yang ditetapkan.
  4. Mencari lokasi yang tepat di mana untuk konsumen lalu lalang, terutama anak-anak kecil yang sangat suka dengan permen.

Baca juga : Kunci Sukses Memulai Usaha Kuliner

Hambatan

Beberapa hambatan yang dapat terjadi adalah sebagai berikut.

  1. Belum banyak yang tahu bisnis Anda sehingga sepi konsumen.
  2. Rasa danvariasi permen yang diatraksikan masih terbatas sehingga konsumen akan jenuh.
  3. Karyawan yang tidak menarik atraksi teknik dalam pembuatan permen.

Strategi Bisnis

Strategi-strategi bisnis yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.

  1. Membuat vassi produk permen yang diatraksikan dan sesuai dengan jadwal atraksi sehingga tidak meluluhkan produk permen yang sama.
  2. Membuat program promosi untuk memancing konsumen untuk mencoba, seperti membeli dua gratis satu, dan lain sebagainya.
  3. Melatih karyawan agar terampil dan beraktrasi dengan menarik.
  4. Membuat inovasi produk secara rutin minimal 6 bulan sekali.
  5. Menggah sisi produk yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga dapat menonjolkan permen lezat dan sehat.

Analisis Usaha

Di bawah ini adalah analisis usaha meliputi investasi awal dan perkiraan laba/rugi bulanan. Analisis usaha ini bisa digunakan jika Anda sudah bisa menjual setidaknya 700 unit produk Anda setiap bulannya.

Investasi Awal

  1. Outlet dalam 1 bungkus

@ Rp. 20.000.000,00 Rp. 20.000.000,00

  1. Perlengkapan dan peralatan

1 paket @ Rp. 20.000.000,00 Rp. 20.000.000,00

  1. Promosi awal (brosur, kartu nama, dll)

Baca juga : 7 Peluang Bisnis yang Bisa Dijalankan Pemula

1 paket @ Rp. 4.000.000.00 Rp. 4,000,000.00

  1. Kelola ATK 1 unit

@) Rp 1.000.000,00 Rp. 1.000.000.00

Total Investasi Awal Rp. 45,000,000.00

Asumsi selama 2 tahun untuk interior, peralatan dan perlengkapan yang berbeda selama 2 tahun sebesar Rp. 1.667.000,00, yang di masukkan ke dalam perkiraan laba/rugi per bulan di bawah ini.

Perkiraan Laba/Rugi per Bulan

  1. pendapatan

Pedapatan produk buatan tangan enak

750 unit @ Rp. Rp 20.000,00 15.000.000,00

  1. Biaya-biaya

Biaya pembuatan produk

750 unit @ Rp. Rp10,000.00 7.500.000.00

Gaji karyawan 2 jeruk @ Rp. 1.500.000.00 Rp. 3.000.000.00

Utilitas (listrik, telepon, dan air)

1 unit @ Rp. 1.000.000,00 Rp. 1.000.000.00

Administrasi 1 unit @ Rp. 1.000.000,00 Rp. 1.000.000.00

Penyusutan alat 1 unit @ Rp. 1.667.000,00 Rp. 1.667.000,00

Biaya sewa tempat 1 unit @ Rp. 1.000.000,00 Rp. 1.000.000.00

Biaya promosi 1 paket @ Rp. 1.000.000,00 Rp. 1.000.000.00

Biaya lain-lain 1 unit @ Rp. 1.000.000,00 Rp. 1.000.000.00

Total Biaya Rp. 9.667.000.00

Baca juga : 5 Peluang Bisnis untuk Mahasiswa Tanpa Modal

  1. Laba Bersih 5.333.000,00

Katalan: contoh di atas hanya sebuah simulasi. Kondisi sebenarnya tergantung waktu dan lokasi ketika Anda menjalankan bisnis tersebut.

Perkiraan modal kembali:

Di asumsikan 6 bulan masih dalam bulan promosi sehingga belum bisa di pastikan berapa banyak pelanggan yang di dapat. Perhitungan di atas mulai bulan ketujuh promosi sehingga perkiraan modal kembali adalah Rp 45,000,000.00 di bagi Rp 5.333.000,00 yaitu 9 bulan dan di tambah 6 bulan awal untuk sehingga total menjadi 15 bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.