Gadget  

5 Alasan Jualan Pakai TikTok untuk Bisnis

5 Alasan Jualan Pakai Tiktok Untuk Bisnis

Saat ini TikTok telah sukses menjadi aplikasi favorit dan memiliki banyak penggemar yang tersebar di seluruh dunia. Inilah 5 Alasan Jualan Pakai TikTok untuk Bisnis.

TikTok di perkirakan memiliki lebih dari 1 miliar pengguna. Sudah banyak pengusaha untuk perusahaan yang menggunakan platform sebagai sarana pemasaran digital.

Selain itu, TikTok kini di lengkapi dengan fitur-fitur seperti jejaring sosial lainnya.

Alasan Jualan Pakai TikTok

Fitur ini di maksudkan untuk memudahkan pengguna dalam berbagi kreativitas melalui konten yang mereka buat dan memotivasi pengguna lain untuk terus melihat konten yang di buat oleh orang lain di TikTok.

Jika belum punya, kamu bisa kok menggunakan Tik Tok sebagai aplikasi untuk mendukung aktivitas penjualanmu.

Baca juga :   Cara Internetan Gratis di Mode Pesawat di HP Android Terbaru

Alasan mengapa Tiktok adalah platform yang harus Anda coba jual

1. Tiktok telah berkembang dalam 10 tahun terakhir

Pada tahun 2020, jumlah unduhan aplikasi ini di PlayStore dan AppStore sudah mencapai 2 miliar unduhan! Instagram sendiri butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai angka tersebut.

Singkatnya, TikTok dengan cepat mendapatkan perhatian dan pasti akan terus berkembang. Ingat saat bisnis Anda masih sibuk bermain Twitter dan sudah terlambat untuk mencoba Instagram sehingga akhirnya menjadi “hit” dan Anda berjuang untuk membangun komunitas dan prestise di sana? Jangan ulangi kesalahan itu!

Berikut beberapa statistik perkembangan Tik Tok:

Memiliki lebih dari 800.000 juta pengguna aktif di seluruh dunia pada tahun 2020
Ini telah di unduh 2 miliar kali di PlayStore dan AppStore
Ini memiliki pengguna aktif di 154 negara di seluruh dunia.

2. Menjadi favorit anak-anak Gen Z

60% pengguna platform ini adalah Gen Z. Mereka adalah yang paling banyak menggunakan karena fungsi ini sangat cocok dengan kebiasaan GenZ.

Baca juga :   Perbedaan antara AR dan VR, Mirip tapi Beda

Pembuat aplikasi TikTok sendiri mengatakan bahwa TikTok di rancang untuk menyasar audiens di bawah 18 tahun sebagai pasar utamanya.

Bagi perusahaan yang menyasar Generasi Z, tentunya platform ini menjadi sarana yang cocok tidak hanya untuk mempromosikan dan menciptakan interaksi, tetapi juga untuk mengetahui kebiasaan dan tren yang dituntut oleh target pasar di zaman tersebut.

Buat konten yang menarik minat (dan tentu saja menjual!) Untuk target pasar Anda, yaitu pasar Gen Z, jika Anda tidak tahu apa yang mereka bicarakan.

3. Siapapun memiliki kesempatan untuk menjadi terkenal

Tidak seperti Instagram dan YouTube, di mana “ketenaran” ditentukan oleh nama-nama besar sejak awal, TikTok memiliki algoritma yang menarik. Tiba-tiba muncul seorang selebriti yang “bukan siapa-siapa” sebelumnya.

Kuncinya adalah konten yang menarik, karena 1 miliar video TikTok dilihat setiap hari.

Baca juga :   Cara Mengatasi Aplikasi Grab Error Tertutup Sendiri Force Close

Jadi banyak inspirasi, banyak ide, banyak referensi, banyak audience, tentunya kita juga berkesempatan untuk tampil stand out dengan konten dari bisnis kita!

4. Banyak pembuat konten yang bertebaran!

Siapa pun bisa menjadi pembuat konten di TikTok! Anda dapat menemukan konten menyenangkan, konten inspiratif, konten apa pun dari jutaan pembuat konten super kreatif.

Artinya Anda bisa mengajak pembuat konten untuk bekerja sama dan menghasilkan konten untuk bisnis Anda.

Dengan keasliannya, karya Anda dapat dibuat sangat asli sehingga siapa pun yang melihatnya tidak menyadari bahwa itu adalah iklan.

Baca juga : Undangan Pernikahan Salma 180

5. Anda dapat beriklan melalui TikTok untuk bisnis

Selain beriklan melalui endorsement melalui selebritas TikTok, kini tersedia TikTok for Business, yang dasbornya memiliki tampilan dan proses yang sangat mirip dengan Facebook Ads Manager.

Jadi bagi Anda pengusaha makanan yang sudah terbiasa beriklan melalui iklan Facebook/Instagram, Anda tidak akan kesulitan memahami “mesin” yang mengatur iklan bisnis Anda.

Jangan Lewatkan berita lainnya hanya di bysnis.com dengan cara Follow BYSNIS di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *