Penyebab Saham Goto Turun di Seluruh Dunia dan Dampaknya

Penyebab Saham Goto Turun Di Seluruh Dunia Karena Stok Terbatas Dan Dampaknya
Penyebab Saham Goto Turun di Seluruh Dunia Karena Stok Terbatas dan Dampaknya

Pernahkan pendengar istilah saham GoTo?. Kenali Penyebab Saham Goto Turun di Seluruh Dunia Karena Stok Terbatas dan Dampaknya.

Penyebab turunnya saham GOTO disebabkan oleh beberapa faktor yang terkait dengan bursa global. Hal ini disebabkan tren penurunan harga saham perusahaan teknologi yang melemah.

Penyebab Saham Goto Turun di Seluruh Dunia Karena Stok Terbatas dan Dampaknya

Penurunan ini juga berimbas pada investasi grup Telkom di GOTO. Ada catatan kerugian yang belum direalisasi atas investasi di saham ini.

Rekor di kuartal I tahun ini Rp 881 miliar. Hampir semua perusahaan digital juga mengalami penurunan.

Hal ini diimbangi hanya dengan adanya capital gain, tetapi juga dengan sinergi yang diharapkan dalam hal nilai ekuitas.

Baca juga: Greenshoe di Stok GOTO Habis, Harga Saham Turun drastis

Penyebab Saham Goto Turun

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menunjukkan penurunan angka hingga bulan ini. Informasi terakhir yang diterima pada 15 Mei 2022, saham tersebut bahkan turun 6%.

Dengan kondisi ini tentu menjadi beban bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ada data penurunan, yakni 6,73% atau setara 14 poin dari harga 194.

Harga ini merupakan harga terendah sepanjang masa. Sementara volume perdagangan saham treasury GOTO mencapai 275,95 juta lembar saham senilai Rp 53,61 miliar.

Penyebab Saham Goto Turun yang telah mencapai Down Auto Reject (ARB). Data perdagangan juga menunjukkan bahwa saham GOTO turun 30,17% bulan lalu.

Hal ini terjadi sejak saham tersebut pertama kali go public pada April lalu.

Baca Juga: Generasi Milenial Kok Nggak Main Saham? Siap-Siap Saja Ketinggalan

Dampak penurunan stok GOTO

Seperti yang sudah dilakukan sejak awal, penurunan saham GOTO semakin terlihat. Penyebab penurunan stok GOTO adalah karena penurunan stok teknologi.

Penurunan ini berdampak pada investasi Telkom group di GOTO. Akibatnya, ada kerugian yang belum direalisasi atas investasi tersebut.

Tren penurunan saham teknologi juga tercatat sebagai penurunan terburuk yang pernah ada. Sejak krisis 2008, saham teknologi turun dibandingkan saham raksasa teknologi milik Amerika Serikat.