AkunIndeks

Sejarah Android X86 dan Kekurangannya Perlu Anda Ketahui

  • Bagikan
Sejarah Android X86 dan Kekurangannya Perlu Anda Ketahui

BYSNIS.COM – Android X86 merupakan sebuah inisiatif yang tidak resmi dandikhususkan untuk mengadaptasi sistem operasi Android ke platform perangkat keras dari Intel dan AMD X86 yang jauh lebih baik dari ponsel berbasis ARM.

Nah, inisiatif ini pun berawal dari sebuah project koleksi yang bertujuan untuk membuat arus utama dari Androidnya tersebut bisa berjalan di berbagai jenis netbook. 

Chih-Wei Huang dan Yi-Sun merupakan dua orang yang mengembangkan secara langsung project koleksi inisiatif ini. Bahkan, hingga saat ini Chih-Wei Huang masih mengelola proyek tersebut dengan baik. 

Ada beberapa orang terkait yang menaruh minat pada dunia komputer masih aktif hingga saat ini untuk mengembangkan Android ini. 

Dan untuk memperjelas apa itu Android x86 ini, maka Anda bisa simak sejarah awal terbentuknya sistem operasi ini.

Sejarah Android X86

Android X86 adalah sistem operasi resmi yang untuk para pengguna ponsel Android. Perangkat yang sudah didukung dengan prosesor AMD dan Intel ini akan mudah berjalan pada sistem operasi ini. Penggunaan sistem operasi ini memberikan hasil yang lebih baik dari pada jika menggunakan chip ARM berbasis RISC. 

Android, Inc telah mengambangkan sistem operasi berbasis Kernel Linux.Pengembangan ini sendiri telah mendapat dukungan langsung dari pihak Google finansial dan kemudian di beli pada tahun 2005 silam. Di tahun 2007 lalu Android X86 ini pun telah diresmikan.

Proses peresmian ini berlatarbelakang oleh berdirinya Open Handset Alliance Konsorsium. untuk hardware, software, serta perusahaan telekomunikasi yang memang ditujukan untuk memajukan standar dari perangkat seluler tersebut.

Nah, untuk smartphone yang sudah tersedia lebih dulu bagi konsumsi publik pertama kalinya memang menjalankan sistem operasi Android dari HTC Dream. Perilisan tersebut pun telah terjadi pada tanggal 22 Oktober 2008 lalu.

Fitur Android X86

Tentunya, ada cukup banyak sekali fitur yang ada pada pernagkat Android X86 ini. Kernel 3.18, wi-fi yang berasal dari GUI, daya suspend, dan installer disk yang jauh lebih baik, merupakan fitur-fitur yang akan tampil pada Android X86 versi terbarunya.

Android X86 juga dibekali dengan status baterai, dukungan dari netbook beresolusi tinggi, dan Audio (ALSA). Tidak hanya itu, Adroid X86 ini juga mendapatkan dukungan kamera dari V412, dukungan monitor eksternal, auto penyimpanan eksternal, dukungan keyboard eksternal, debug mode dengan menggunakan busybox, bluetooth, G-sensor, dan terakhir adalah fitur kode sumber.

Management File

Terdapat dua fasilitas yang ada pada sistem Android ini, yakni fasilitas berupa sistem management file dan fasilitas directory. Dengan adanya management file ini tentu saja bisa memudahkan Anda dalam me-manage file-file yang sudah tersimpan dalam mobile phone dengan bersistem OS Android.

Misalnya saja dengan membuat folder untuk mengelompokkan file, melihat file pada tablet maupun handphone Android Anda, menghapus file (delete), menyalin file (copy), bahkan memindahakna file (move) dari satu folder ke folder lainnya, dan mengganti nama file tersebut.

Ketika yang tampil adalah isi dari kartu memori atau SD Card yang ada pada ponsel dan tablet, maka aplikasi file manager sudaho aktif.

Caranya adalah dengan memilih file pada folder sdcard, lalu pilih menu, klik pada check list di menu select all, kemudian silahkan ANda ketika nama folder yang baru, dan klik ok. 

Untuk melakukan kompresi pada sebuah file, Anda bisa memaksimalkan aplikasi yang ada pada smartphone berbasis Android. Tujuan pengkonfersian ini adalah untuk membuat file memiliki ukuran yang jauh lebih kecil.

Nama aplikasi tersebut adalah androzip file manager. Androzip file manager ini sendiri cukup mampu dalam membuat file kompresi .tar, .zip, dan .gzip. Selain itu, aplikasi ini juga mampu mengekstrak file kompresi menjadi .ZIP, .JAR, .APK, .EAR, .TAR, .GZIP, .RAR, .WAR, dan file kompresi dengan versi terbaru.

Cara mengkompresi file cukup mudah untuk dilakuakan, yakni Anda tinggal membuka aplikasi androzipnya. Selanjutnya, silahkan Anda pilih file yang akan dikompres, lalu beri tanda check list pada file yang sudah terpilih sebelumnya. Selanjutnya, silahkan Anda tambahkan file. 

Kompatibilitas

Sayangnya, tidak semua aplikasi bisa berjalan pada OS Android X86 ini. Akibat tidak berjalannya beberapa aplikasi pada Android terjadi karena banyak aplikasi yang sudah terkompilasi sebelumnya. Namun pada umumnya menggunakan arsitektur ARM. 

Aplikasi ARM sendiri bisa berjalan pada ponsel yang berbasis Android X86. Di tahun 2013 lalu, Andorid X86 ini mendapatkan kontribusi pustaka yang bernama libhoudini. Aplikasi berbasis ARM ini sudah bisa dijalankan pada sistem operasi Android setelah dikontribusi langsung oleh Intel.

Android X86 ICS ini sendiri merupakan sistem operasi pertama yang mulai mendukung adanya sistem pustaka libhoudini meskipun harus terlebih dahulu mengkompilasinya sendiri. Masalah lain yang timbul pada sistem operasi ini adalah VirtualBox. Cukup banyak orang yang mengeluhkan beberapa masalah ketika sedang menjalankan sistem operasi X86 ini di VirtualBox. 

Kelebihan dari Android X86

Ada banyak kelebihan atau keunggulan yang ditunjukkan dari sistem operasi Android X86 ini. 

  1. User Friendly

Istilah user friendly sudah sering digunakan oleh sistem operasi windows milik Microsoft. Kemudahan ini dibuktikan dengan singkatnya waktu yang Anda butuhkan untuk memahami dan mempelajari apa saja yang ada pada sistem operasi tersebut.

Begitu pun dengan yang melekat pada Android dan berjalan pada smartphone. Selain mudah dipahami, sistem operasi Android X86 juga mudah untuk dijalankan.

  1. Notifications

Selain mudah dioperasi, sistem operasi Android X86 juga dapat memudahkan Anda dalam memperoleh notifikasi dari smartphone Android yang Anda miliki. Notifikasi tersebut bisa Anda dapatkan dengan mengatur beberapa akun dari email, SMS, voice dial, update, dan masih banyak lainnya.

  1. Tampilan

Dari segi tampilan, Android memiliki tampilan yang tidak kalah bagus dari pada sistem operasi iOS dari Apple. Hal ini sudah terbukti dengan Android yang ikut mengusung teknologi iOS dengan versi yang lebih murah.

  1. Open Source

Sistem operasi berbasis kernel Linux juga bisa digunakan dalam proses pembuatan fitur open source. Hal ini terbukti dengan banyaknya perangkat yang sudah menggunakan custom rom.

  1. Aplikasi

App yang ada pada smartphone bersistem Android ini sangatlah beragam dan cukup menarik untuk Anda coba. Aplikasi ini tentunya ada yang gratis dan berbayar. Anda pun bisa mengunduhnya secara bebas di Google Play Store pada ponsel Anda.

Kekurangan dari Android X86

  1. Update System

Untuk melakukan update system pada perangkat Android X86 ini tidaklah mudah untuk dilakukan. Untuk bisa menggunakannya, maka Anda harus menunggu vendor selelsai merilis updatean. Hal ini tentu bisa merugikan Anda, selain bisa tertinggal update-an, beberapa aplikasi bahkan tidak bisa berjalan pada ponsel Anda

  1. Baterai Cepat Habis

Sudah bukan rahasia lagi jika penggunaan paket data dan widget serta aplikasi lain yang berjalan secara berlebihan dapat menjadi salah satu penyebab batreai ponsel cepat habis. Selain itu, hal ini juga bisa membuat bagterai Anda cepat rusak.

Untuk itulah, jika Anda tidak ingin baterai Anda cepat habis dan rusak, maka Anda pun harus mengurangi aktivitas dalam penggunaan aplikasi di smartphone Anda tersebut.

  1. Lemot atau Lag

Smartphone yang sering mengalami lag atau lemot selalu ada kaitannya dengan spesifikasi dari masing-masing perangkatnya. RAM dan prosesor yang kurang memadai tentunya bisa membuat aplikasi tidak bisa berjalan pada Android.

Jadi, ada baiknya jika Anda ingin mengunduh dan menggunakan sebuah aplikasi, maka bisa Anda sesuaikan terlebih dahulu dengan perangkat yang Anda gunakan saat ini.

Tertarikkah Untuk Menggunakan Android X86?

Penyempurnaan sistem operasi Android X86 tentunya sangat membantu masyarakat dalam melakukan pekerjaan sehari-harinya. Sistem operasi ini memang memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menggunakannya atau tidak.

Namun, Semua itu haruslah Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika memang Anda memerlukannya, maka Anda bisa menggunakannya dengan segala konsekuensi yang perlu Anda perhatikan lagi sebelumnya. Setalah Anda memahami apa itu Android X86, mulai dari sejrahanya, hingga kelebihan dan kekurangannya, apakah Anda tertarik untuk menggunakannya pada smartphone Anda?

  • Bagikan
Exit mobile version