Berita  

Tantangan Menghadapi Era Revolusi Industrialisasi 4.0 di Indonesia

Tantangan Menghadapi Era Revolusi Industrialisasi 4.0 Di Indonesia

BYSNIS.COM – Saat ini, seluruh dunia sudah memasuki era revolusi Industrialisasi 4.0, dan salah satunya adalah negara kita, Indonesia. Menandai berbagai peningkatan di sektor teknologi, komunikasi serta segala kemudahan dalam sistem penyebaran informasi.

Pesatnya arus revolusi musim keempat, namun masih banyak masyarakat kita, yang tidak mengetahui dengan baik apa dan bagaimana menghadapi revolusi keempat ini. Berikut penjelasannya!

Apakah Industrialisasi 4.0 itu?

Revolusi Industrialisasi 4.0 adalah dengan adanya berbagai pergerakan secara dinamis dan progresif mulai dari sosial, politik, budaya dan ekonomi.

Keberlangsungannya sudah terjadi mulai abad 21 hingga saat ini. Membangun ketersediaan secara meluas dari teknologi digital yang merupakan hasil dari revolusi industrial era ketiga. Pemusatan inovasi di bidang digital, biologis dan fisik. 

Revolusi industri ini, akan memberikan dampak perubahan sistemik di berbagai sektor dan semua aspek kehidupan masyarakat. Pergerakan revolusi industrialisasi 4.0 adalah penerapannya ini tidak lagi pada manusia seutuhnya namun sudah menerapkan konsep otomatisasi. 

Konsep otomatisasi merupakan program lanjutan dari program komputerisasi pada era industri ketiga. Komputer saat ini bisa terhubung dengan komputer lain bahkan piranti lainnya melalui sebuah jaringan. Tidak hanya menjalankan tugas dari sebuah komputer namun bisa sebagai alat komunikasi dan menyebarkan informasi. 

Serba digital, membuat semuanya menjadi lebih efisien, mulai dari waktu dan juga tenaga. Di mana kita semua mengetahui, dalam dunia industri waktu merupakan poin yang paling esensial. Menghemat waktu dan meningkatkan hasil produk menjadi hal yang sangat menguntungkan bagi dunia industri.

Unsur Utama Industrialisasi 4.0

Dalam proses perkembangan teknologi di Industrialisasi 4.0 adalah unsur utama yang berpengaruh terhadap perkembangan era 4.0 menuju industri digital otomatisasi, beberapa diantaranya, yaitu:

1. Internet of Things (IoT)

Unsur pertama ini merupakan konsep yang menggunakan suatu alat fisik atau mesin yang terhubung dengan jaringan internet. Piranti yang terhubung internet ini mampu mentransfer data tanpa banyak peran dari manusia. 

2. Cloud Computing

Unsur yang selanjutnya, merupakan teknologi yang menggunakan internet sebagai pusat pengelolaan dan menyimpan data. User memperoleh hak untuk mengakses dan menjalankan dari jarak jauh tanpa instalasi menggunakan komputer dan jaringan. 

3. Integrated System

Unsur ketiga ini, merupakan serangkaian proses yang menghubungkan sistem komputerisasi dan software secara fisik dan fungsi. Prinsip kerjanya, sistem ini akan menyatukan komponen pada sub sistem dalam sebuah sistem agar berfungsi dengan baik bersama satu kesatuan. 

Indonesia dan Revolusi Industrialisasi 4.0

Tentu saja, mau tidak mau kita sebagai negara besar harus mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan yang terjadi hampir di seluruh benua di dunia. Bahkan, Indonesia sendiri sudah berkomitmen dan siap menerapkan Industrialisasi 4.0 sedikit demi sedikit agar bisa merata dan menyeluruh. 

Lalu, bagaimana dalam negeri kita sendiri menghadapi tantangan untuk era Industrialisasi 4.0 ini?

Mempersiapkan sejak awal untuk menjawab tantangan Industrialisasi 4.0, dengan membangun industri manufaktur yang mampu berdaya saing secara global. Komitmen ini, ditandai dengan peristiwa “Making Indonesia 4.0” pada tahun 2018.

Penamaan Making Indonesia 4.0 ini, memiliki makna, membangun kembali perindustrian Indonesia ke era yang baru pada masa revolusi keempat dan reaktualisasi industri nasional.

Sehingga mengalami peningkatan angka ekspor netto. Pemerintah memprioritaskan perkembangan di lima sektor utama, yaitu sektor industri makanan dan minuman, tekstil, kimia, otomotif dan juga elektronik. 

Nah, kalian para generasi muda, sudah siap untuk menghadapi tantangan baru di era revolusi Industrialisasi 4.0 ini? 

Persiapkan diri kalian dari sekarang, agar ketika bertemu dengan dunia kerja, tidak lalu gagap namun sigap. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Source: kompas.com, akses pada tanggal 30 Juni 2021, 03.05 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.