Lirik dan Makna Lagu Kidung Wahyu Kolosebo Lengkap

  • Bagikan
Lirik dan Makna Lagu Kidung Wahyu Kolosebo Lengkap

BYSNIS.COM – Makna Lagu Kidung Wahyu Kolosebo Lengkap penuh dengan terjemahan sangat indah setiap hurufnya. Berikut arti lagu kidung wahyu kolosebo.

Makna Lagu Kidung Wahyu Kolosebo

Lagu wahyu Kolosebo merupakan karya yang luar biasa, indah dan penuh makna yang sangat dalam di setiap hurufnya.

Banyak kabar yang beredar bahwa lagu Kidung Wahyu Kolosebo di ciptakan oleh Sunan Kalijogo pada zaman Walisongo, padahal sebenarnya tidak.

Lagu Wahyu Kolosebo murni di ciptakan oleh Sri Narendra Kalaseba. Didedikasikan untuk kerinduan Tuhannya

Sri Narendra Kalaseba adalah seorang remaja bertahun-tahun di jaman kehidupan wali sembilan. Sri Narendra berperan aktif sebagai aktivis dan pelestari seni dan budaya Indonesia.

Nyanyian Wahyu Kolosebo merupakan cerminan hidup yang sangat dalam, penuh dengan pesan-pesan kehidupan yang bisa sangat baik sebagai pedoman hidup kita.

Anda yang belum sepenuhnya memahami arti dari Nyanyian Wahyu kolosebo ini.

Berikut Lirik dan Makna Lagu Kidung Wahyu Kolosebo Lengkap:

RUMEKSO INGSUN LAKU NISTO NGOYO WORO (menjaga akan diriku, laku nisto ngoyo woro)

Laku nisto ngoyo woro adalah awal lelaku sang wali tatkala meninggalkan keduniawian, meninggalkan pangkat/jabatan, harta dan tahta, lalu hidup menggelandang terlunta lunta. tampil dalam keadaan penuh nista hina dina di hadapan para manusia. menjadi bukan siapa-siapa, bukan apa-apa.

KELAWAN MEKAK HOWO, HOWO KANG DUR ANGKORO

Dengan menutup howo (songo), howo yang penuh angkara murka. Howo songo adalah 9 pintu masuknya hawa nafsu dalam diri manusia.

Baca juga : Allahumma Antassalam Waminkassalam Tulisan Arab Lengkap

SENAJAN SYETAN GENTAYANGAN, TANSAH GAWE RUBEDO

walaupun setan gentayangan selalu membuat rintangan

HINGGO PUPUSING JAMAN

hingga akhir jaman

HAMETEG INGSUN, NYIREP GENI WISO MURKO

sekuat tenaga diriku, memadamkan api bisa (racun) murka (marah/ amarah)

MEPER HARDANING PONCO, SABEN ULESING NETRO

Menekan godaan panca (maya), setiap kedipan mata. Pancamaya adalah 5 maya yang bersumber dari 5 panca indera.

LINAMBARAN SIH KAWELASAN, INGKANG PARING KAMULYAN

Di berikan oleh welas asih, Sang pemberi kemulyaan

SANG HYANG JATI PENGERAN

Tuhan Sang Maha Sejati

JIWANGGO KALBU SAMODRO PEPUNTONING LAKU

Bertahta di kalbu, samudera pemandu laku

TUMUJU DATENG GUSTI DZAT KANGA AMURBO DUMADI

menuju Tuhan Dzat semula jadi

MANUNGGALING KAWULO GUSTI, KRENTEG ATI BAKAL DUMADI

dengan bersatunya abdi dengan Tuhan nya, keinginan hati akan terwujud

MUKTI INGSUN TANPO PIRANTI

Jaya aku tanpa perangkat alat

Baca juga : 8 Arti Mimpi Mengadakan Syukuran Menurut Islam dan Primbon

SUMEBYAR ING SUKSMO MADU SARINING PERWITO

menyebar di sukma madu sarinya kehidupan

MANEKO WARNO PRODO MBANGUN PROJO SAMPURNO

beraneka warna prada (prodo: guratan tinta emas pada batik), membangun kerajaan diri yang sempurna

SENGKOLO TIDO MUKSO KOLOBENDU NYOTO SIRNO

sengkala (kesialan) pasti musnah, malapetaka nyata nyata sirna

TYASING ROSO MARDIKO

timbulah rasa bebas (merdeka)

MUGIYO DEN SEDYO PUSOKO KALIMOSODO

semoga karena pusaka kalimat syahadat

Lanjutan Lirik dan Makna Lagu Kidung Wahyu Kolosebo Lengkap:

YEKTI DADI MUSTIKO SAK JRONING JIWO ROGO

benar benar jadi mustika, didalam jiwa

BEJO MULYO WASKITO DIGDOYO BOWO LEKSONO

berutung, mulya, waskita, sakti serta berwibawa

BYAR MANJING SIGRO SIGRO

byar masuk/terwujud begitu saja

AMPUH SEPUH WUTUH TAN KENO ISO PANELUH

ampuh, sepuh, utuh, tidak bisa diteluh (teluh: semacam sihir)

GAGAH BUNGAH SUMRINGAH NDADAR ING WAYAH WAYAH

gagah riang gembira, merekah di setiap waktu

SATRIO TOTO SEMBODO WIROTOMO KATON SEWU KARTIKO

satria yang tertata indah dengan sendirinya, perwira yang nampak bagaikan kemilau seribu bintang

KETAMAN WAHYU KOLOSEBO

Dihiasi wahyu… kolosebo

MEMUJI INGSUN KANTI SUWITO LINUHUNG

aku memuji dengan menghadap Sang Maha Tinggi

SEGORO GONDO ARUM SWUH REP DUPO KUMELUN

lautan aroma harum, bagaikan asap dupa ber gulung-gulung

GINULAH NIAT INGSUN HANGIDUNG SABDO KANG LUHUR

diakibatkan niatku, mengkidung sabda yang luhur

TITAHING SANG HYANG AGUNG

perintah Sang Maha Agung

REMBESING TRESNO TONDO LUHING NETRO ROSO

Rembesan kasih sayang, tanda tingginya mata rasa

ROSO RASANING ATI KADYO TIRTO KANG SUCI

rasa perasaan hati, seumpama air yang suci

KAWISTORO JOPO MONTRO KONDANG DADI PEPADANG

mawujud segala japa mantraku, terkenal jadi sang pencerah

PALILAHING SANG HYANG WENANG

Dengan ridhonya Sang Maha Kuasa

NOWO DEWO JAWOTO TALISANTIKO BAWONO

Sembilan wewujudan dewa, tali kekuatan semesta
9 dewa adalah para wali songo, yang menjadi tali kekuatan semesta.

PRASIDO SIDIKORO ING SASONO ASMORO LOYO

abadi memuji di surga keabadian

SRI NARENDRO KOLOSEBO WINISUDO ING GEGONO

Sang Raja Kolosebo, di berikan ijazah di langit tinggi
(Sang wali menyebut dirinya sebagai raja kolosebo, rajanya orang yang berjumpa dengan Tuhannya)

DATAN GINGSIR SEWU SEWU WARSO

Tidak akan lenser (tenggelam) namaku walaupun seribu tahun lamanya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *