Berita  

Gudang Pabrik di Kawasan Industri Primaterra Bojongsoang, Bandung, Ledakan

Miftakhur Rohman
Gudang Pabrik Di Kawasan Industri Primaterra Bojongsoang, Bandung, Ledakan

Kebakaran hebat melanda dua Gudang Pabrik di Kawasan Industri Primaterra Bojongsoang, sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis (19/5/2022).

Kebakaran melanda gudang penyimpanan bahan kimia PT Aimtopindo dan gudang buku PT Duta. Terdengar ledakan keras yang terdengar oleh warga Bojongsoang.

“Terjadi beberapa kali ledakan dan tak lama kemudian terjadi kebakaran di salah satu gudang di kawasan industri,” kata Saheed, salah satu satpam di Kawasan Industri Primaterra.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Diskar) Rescue Kabupaten Bandung, Miftah, mengatakan api diduga berasal dari bahan kimia di gudang milik PT Aimtopindo.

Gudang Pabrik di Kawasan Industri Primaterra Bojongsoang

“Karena banyak bahan kimia yang mudah terbakar seperti asam sitrat, asam klorida, zeolit ​​dan bahan kimia lainnya. Sedangkan di gudang penyimpanan buku tidak ada barang yang bisa menyebabkan kebakaran,” kata Miftah kepada Tribunjabar.id, Kamis (19/5). /2022). kan

Miftah mengatakan, pihaknya telah mengerahkan enam kendaraan dan 30 personel untuk memadamkan api.

“Laporan kami terima sekitar pukul 05.45 WIB, kemudian sampai sekitar 20 menit. Api langsung kami padamkan agar tidak merembet ke pabrik bakery yang berada persis di sebelah gudang buku tersebut,” ujarnya.

Kepala Gudang Buku PT Duta, Teddy, mengaku mengalami kerusakan akibat kebakaran, karena semua buku yang akan dibagikan ke sekolah-sekolah hangus terbakar.

“Buku-buku yang seharusnya didistribusikan tahun ini semuanya hancur, barang-barang lain seperti komputer dan AC juga telah terbakar,” kata Teddy.

Baca juga : Cara Daftar dan Menampilkan Artikel Blog di Google Discover Berita Terbaru 2022

Sementara dari PT Aimtopindo, Hilman Hilman selaku Research and Development Manager mengatakan kebakaran ini perlu penyelidikan lebih lanjut.

“Bahan kimia kami sendiri untuk pengelolaan limbah, mudah terbakar, tapi semuanya pasti ada penyebabnya, jadi kami akan melakukan penelitian lebih lanjut,” kata Hilman.

Berdasarkan pantauan tribunnews di lokasi, gudang PT Duta terbakar habis, sedangkan gudang PT Aimtopindo berlubang besar dan dinding bagian belakang gudang sudah hancur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.